Studi Klinis: “Terapi Minoxidil” pada Hereditary Androgenetic Alopecia
Studi klinis dilakukan pada para pria dengan masalah kerontokan dan kebotakan rambut karena keturunan (androgenetic alopecia). Para pria menggunakan Topical MINOXIDIL – (zat utama pada Rogaine Pria) pada sekitar kebotakan dibelakang kepala (vertex) dan kemudian dilakukan pemotretan.
Studi klinis menunjukkan ROGAINE bekerja dengan efektif. Hasil menggembirakan akan lebih didapat apabila ROGAINE digunakan pada awal kerontokan rambut.
Hasil klinis adalah sbb:
- Lebih dari 55% para pria menunjukkan hasil positif pada penumbuhan rambut.
- Para pria yang mendapatkan respons positif terhadap ROGAINE adalah pria yang:
- Mempunyai pengalaman kerontokan rambut kurang dari 10 tahun.
- Mempunyai daerah kebotakan kurang dari 4 inch (10 cm).
- Mempunyai rambut lebih banyak (tebal) ditengah-tengah daerah kebotakan.
Rogaine – Efektif bagi Rambut Rontok dan Kebotakan?
Dari hasil test klinik, Rogaine memberikan HASIL TERBAIK dengan kondisi sbb:
1. Apakah anda berumur kurang < dari 50 tahun ?
Hasil maksimal akan didapatkan apabila anda berumur maksimum 50 tahun. Paling efektif adalah apabila seseorang berumur pada kisaran 30 – 40 tahun (beberapa orang mengalami proses kebotakan pada umur 20 tahun).
2. Apakah pada tempat kebotakan masih ada beberapa rambut halus ?
Rogaine (atau minoxidil) bekerja efektif pada kebotakan yang masih ada beberapa helai rambut halus. Ini pertanda bahwa kebotakan masih dapat di reverse keadaannya. Efektifitas Rogaine berkurang apabila disekitar kebotakan sudah tidak ada rambut lagi –> maka itu JANGAN TERLAMBAT menggunakan Rogaine!
3. Diameter kebotakan lebih kecil dari 4 inches (10 cm)
Diameter dari kebotakan juga menentukan efektifitas dari penggunaan Rogaine. Apabila diameter kebotakan masih sekitar < 10 cm (maksimum) dan di daerah Vertex, maka anda adalah kandidat yang cocok untuk memakai Rogaine.


